Puca suka melukis di rumah pohonnya. Suatu hari terdengar celotehan dari bawah rumah pohon. Lalu dengan malu-malu Puca berkenalan dengan Zaru, Biba, dan Muku. Ternyata, mereka berencana pergi ke gunung warna-warni.
Sasa dan Dudu masih terus mencari Rara. Tak lama, Rara datang dari atas laut. Rupanya Rara terjebak dalam sebuah kapal. Karena Rara sudah ditemukan, Sasa tak sabar ingin segera melihat api di dalam laut. Rara tidak percaya ada api di lautan. Benarkah ada api di dalam laut?
Sasa dan Rara dua sahabat yang selalu bersama-sama. Kemana pun Sasa pergi, Rara selalu menemani. Hingga suatu hari, Sasa kehilangan Rara karena hujan badai. Saat pencariannya, Sasa bertemu Dudu. Dudu menemani Sasa mencari Rara. Dalam perjalanannya Sasa menemukan bukti kebenaran Al-Quran yang sangat menakjubkan. Kira-kira apa yang Sasa temukan ya?
Raulullah saw membangun masjid masjid di mandinah, lalu orang-orang bingung bagaimana cara memanggil umat muslim agar mau shalat ke masjid. mereka ada yang memiliki ide dengan menggunakan lonceng, tetapi hal itu mirip dengan kebiasaan orang nasrani, lalu, ada pula yang memberikan ide menggunakan teropet, tetapi itu kebiasaan orang yahudi. akhirnya, rasulullah meminta bilal oemilik suara emas un…
Situs untuk berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005 ini telah sukses meraih animo masyarakat dunia secara luas. Situs ini memungkinksn pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi berbagai macam jenis video. Seiring dengan kesuksesan YouTube menjadi media berbagi video nomor satu di dunia, kita juga semakin dimudahkan untuk mendapatkan berbagai macam informas…
Badak kecil itu punya nama indah, Rinosera Culasatu. Panggilannya Tutu Banting Pintu. Pasti ada sebabnya. BRAK! Bunyi pintu dibanting. Semua orang kaget. Nenek bahkan mengira terjadi gempa. Pasti Tutu lagi. Tutu sudah sering ditegur. Tutu sudah sering meminta maaf. Namun, Tutu sering lupa. Hem, bagaimana agar pintu tidak berbunyi keras? Apakah pintu harus dibuka lebar-lebar? Ol…
Apa yang terlintas ketika mendengar kata Nusantara? Apakah sepintas kita ingin gema seperti saat Misa di Gereja? Atau kita ingin serupa wangi dupa dari Biara dan Pura? Mungkin juga menjelma ibarat Adzan yang menyentuh sampai jauh? Nyatanya, Nusantara adalah cita-cita dan cinta yang lahir, tumbuh, dan berjuang di tengah doa, luka, dan prahara.