Luwi kehilangan biji kopinya! Semua bermula ketika ia harus menyelamatkan diri dari burung hantu di malam yang gelap. Kini Luwi mengikuti jejaknya sendiri, mengenali tanda-tanda, dan menebak arah yang benar agar bisa menemukan biji kopinya kembali. Tapi apakah ia bisa menemukan tempat itu? Dalam petualangan ini, anak-anak diajak belajar berpikir komputasi: memecah masalah menjadi langkah-langk…
Tutu ingin membuat sarang yang kuat seperti Rimu. Ia mencoba memilih rumput yang tepat, menganyam simpul, memperhatikan panjang, mengatur pola, hingga memperkuat dinding sarangnya. Namun ternyata membuat sarang yang tidak roboh tertiup angin tidak semudah yang Tutu bayangkan. Berhasilkah ia? Melalui kisah Tutu, anak-anak diajak berpikir komputasi: memecah masalah menjadi langkah-langkah kecil …
Kabut tebal menyelimuti hutan, namun Pupiy tetap harus melaksanakan tugasnya: mengantar surat! Tanpa bisa melihat arah matahari, Pupiy harus mengandalkan berbagai tanda di sekitarnya—suara bel, tiupan angin, aroma pinus, hingga perubahan suhu. Setiap tanda bisa membawanya ke jalan yang benar atau justru bahaya. Melalui petualangan Pupiy, anak-anak diajak memahami bagaimana cara menyusun al…
Gil, suatu hari ia menemukan buku puisi yang ditulis oleh seorang laki-laki bernama Eros. Setiap kali membaca puisi-puisi itu, ia diserang deja vu aneh. Di luar dugaannya, beberapa hari setelah menemukan buku puisi itu, ia bertemu dengan Eros, sang penyair, lelaki misterius yang datang dan pergi begitu saja. laki-laki itu seperti mengenal Gil, dan tahu apa saja yang sudah melanda hidupnya.
Atlas Sejarah Islam untuk Junior membawa anak-anak menjelajahi perjalanan Islam dari masa Nabi Muhammad hingga perkembangannya di era modern. Dilengkapi peta ilustratif, gambar menarik, dan penjelasan sederhana, buku ini menghadirkan tokoh-tokoh penting, peristiwa bersejarah, serta wilayah utama yang menjadi saksi kemajuan Islam. Jadikan buku ini hadiah istimewa untuk memperkaya wawasan anak-an…