Buku ini menceritakan tentang Nabi Muhammad dan Abu Bakar sedang bersembunyi di dalam gua, sementara pasukan Quraisy mengejar mereka di luar gua
Nabi Idris as dikenal sebagai nabi yang sangat pandai. Ia adalah keturunan keenam dari Nabi Adam as. Dia sangat pandai menjahit qamis (baju kemeja). Ketaatannya pad Allah SWT sangat luar biasa. Suatu hari ia kedatangan tamu istimewa yaitu malaikat maut yang selalu menemaninya ketika melihat neraka dan surga. Namun ketika di surga ia tidak mau kembali lagi ke dunia. Allah SWT memang telah meneta…
Nabi Ya'qub as adalah putra kedua Nabi Ishaq. Saudara kembarnya bernama Ishu yang berperilaku kasar terhadapnya. Karenanya dengan seizin ayahnya, Ya'qub pergi ke Fadan A'raam di Irak untuk menemui Laban bin Batu'il. Sesuai pesan ayahnya Ya'qub dinikahkan dengan putri Laban dengan syarat Ya'qub harus bekerja membantunya selama tujuh tahun di peternakan besar milik Laban.
Setelah sekian lama menanti hadirnya seorang anak, akhirnya Allah pun mengkaruniai Nabi Zakaria as seorang putra yang diberi nama Yahya dan kelak menjadi penerus kenabiannya. Yahya anak yang cerdas dan sangat patuh terhadap orangtuanya. Sejak diangkat menjadi Nabi namanya dikenal hampir seluruh pelosok negeri, karena kesolehannya. Hingga sampai kepada Raja Hirodus yang kejam dan memeranginya. A…
Nabi Ilyasa as anak dari Ukhtub bin Ajuz yang masih bersaudara dengan nabi ilyas as. Ilyasa diangkat menjadi nabi setelah nabi ilyas as wafat. ia senantiasa mengingatkan, kaumnya untuk selalu bersyukur pada Allah atas apa yang telat diberikan-Nya, Beberapa tahun lamanya nabi Ilyasa berdakwah, beliau pun wafat, kepergiannya meninggalkan luka yang mendalam bagi bani israil, yang lama-kelak mulai …
Nabi Syu'aib As. diutus Allah SWT untuk berdakwah di negeri Madyan. Nabi Syu'aib terkenal ramah dan penyabar dan berkemauan keras. ia pun cerda dan taat pada Allah SWT. Pada masa itu penduduk Madyan sudah rusak moral dan akhlaknya. Nabi Syu'aib pun menyeru kepada Allah. tetapi mereka menolaknya. Allah pun menurunkan azab-nya dengan hujan api kepada mereka hingga memusnahkan penduduk Madyan.
Nabi Yunus sedang bersedih hati, karena kaumnya tidak mau mendengarkan ajakan Nabi Yunus. Beliau-pun pergi meninggalkan negerinya dengan menaiki sebuah perahu. Di perjalanan tiba-tiba badai datang! Salah satu penumpang harus terjun ke laut agar perahu selamat. Ternyata, penumpang itu adalah Nabi Yunus.
Suara hentakan kaki gajah menggetarkan tanah di sekitar kota Mekkah. Dengan gagah, Abrahah memerintahkan para gajah untuk menyerang Ka'bah. Namun, tiba-tiba para gajah enggan menyerang. Sekelompok burung pun datang dengan membawa batu panas. Apakah yang terjadi? Berhasilkah Abrahah menyerang Ka'bah?