Janu bingung dan takut. Sekolah memberi surat edaran, tapi Janu lupa menyerahkan surat itu kepada ibu. Ibu sangat disiplin, apalagi kalau menyangkut soal uang. Semua harus direncanakan. Jadi, Janu memutuskan untuk mengumpulkan uang dengan caranya sendiri. Apa yang dilakukan Janu untuk mendapatkan biaya darmawisata sebesar Rp800.000,00 dalam waktu sepuluh hari itu? Ada cerita apa di bal…
Dito ingin menempati peringkat teratas di gim Kota Baru bersama teman-temannya. Dia bahkan sampai membuka tabungannya untuk membeli voucer gim. Saat peringkat mulai meningkat, Dito mendengar kabar beberapa temannya melakukan hal curang. Apakah Dito akan mengikuti teman-temannya berbuat curang?
Inur harus menyelesaikan prakarya hari ini karena besok harus dikumpulkan. Tapi, Abah minta tolong Inur mengantar minyak jelantah ke bank sampah. Berhasilkan Inur mengerjakan tugas sekolahnya? Apa yang ia buat?
Ega diberi uang oleh bapaknya. Ia mau membeli sesuatu dengan uang itu. Ega minta Dani untuk menemaninya ke pasar. Ternyata di pasar banyak barang yang menggiurkan. Ega dan Dani dibuat tidak tahan. Beli ini dulu atau beli yang direncanakan itu? Apakah Ega dan Dani mendapatkan yang mereka mau?
Tora baru saja pindah ke pohon baru yang nyaman. Sayangnya, dia jadi malas bergerak. Bahkan dia sering menunda keinginan buang air besar. Akibatnya, Tora malah jadi susah buang air besar. Tora minta bantuan Kia dan Jedi. Cara apa yang disarankan oleh dua sahabat Tora itu? Apakah cara mereka berhasil membuat Tora lancar buang air besar?
Hari ini adalah hari pertama Alena di sekolah dasar. Alena bertemu teman-teman baru. Ibu Guru mengajak Alena dan teman-teman berkeliling sekolah.
“Waah, udara panas sekali!” Rasanya akhir-akhir ini kita sering mengucapkan kalimat itu, ya, teman-teman! Terutama teman-teman yang tinggal di daerah perkotaan. Salah satu kota yang makin panas adalah Kota Bandung. Lho, bukankah Bandung dikenal sebagai kota yang sejuk? Ternyata Kota Bandung juga mengalami dampak dari perubahan iklim! Kalian mau tahu lebih lanjut? Ayo baca buku ini!
Berjalan menuntun motor dengan wajah dan hati basah menjadi takdir yang mempertemukan Nina dengan anak-anak hujan. Mereka berpijar ketika langit menggelegar. Mereka berpencar ketika hujan berpendar. Mereka bergegas ketika hujan menderas. Mereka membiru ketika hujan mulai luruh. Mereka, anak-anak hujan. Awalnya, Nina berhenti terperangkap banjir di kota ini bukan untuk bertemu mereka. …
Kumpulan puisi Air Mata Pohon di Tanah Api merangkum suasana kesedihan alam yang meliputi hutan, sungai, pantai, gunung, pohonpohon, dan perkotaan. Potret negeri dengan bencana asap muncul dalam beberapa judul puisi. Nyanyian pilu dan kritik yang ironis tergambar pada diksi-diksi dengan aroma lingkungan. Pengelolaan lingkungan yang tak bijak dari manusia berdampak pada bencana yang membua…