Selalu ada masa ketika kita akan terjebak dalam kondisi yang buruk atau kerap disebut dengan titik terendah dalam hidup. Di sini, keadaannya benar-benar tidak baik. Ujian dan masalah seakan datang silih berganti. Sehingga, emosi dan pikiran-pikiran negatif berkumpul menjadi satu. Pada akhirnya, ketahanan mental kita terasa seakan sedang diserbu dengan bom dan granat-granat secara bertubi-tubi.
Tanpa disadari, anak dan remaja bisa mengalami gangguan kesehatan mental. Berbeda dari orang dewasa yang sudah bisa bicara, gejala yang ditunjukkan oleh anak kadang tersembunyi, bahkan dianggap normal saja. Padahal anak merasa kesulitan untuk menjaga mental health sendirian. Lalu apa saja gejala tersebut? Apa penyebabnya? Serta bagaimana cara mengatasi anak yang terlanjur kena mental? Temukan j…