Terinspirasi oleh buku Atas Nama Cinta, maka saya mulai menulis kembali puisi, setelah lebih dari dua puluh tahun tidak melakukannya. Melalui puisi esai, saya menemukan cara baru beropini. Dan inilah lima buah puisi esai saya yang dimuat dalam antologi ini, yang semuanya memotret dinamika kehidupan sosio-politik dan religius di tanah air beserta para aktornya.
AKU INGIN aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Found: Administrator:$2y$10$.P2/zaEbfzoIl.vy.MAkfe3NCd9zhIRHaQcVawtgxyRvVXUKWYwj.|Ririn Kada:$2y$10$Zi2cT2Huu6pNgvnJ8NIki.FnuFn.KMmH/ac9AxKk44.hCvS32sXAW|kaseda:$2y$10$IAmiuMQ/Io.TCDQZsm6x5uWNwzOkO7oK5fqew.ZSc5NDmqGh.eBI2|pelamar:$2y$10$s4pPINonqm9BTRd1Wtwy5OAh/wbTiZxXj3zdu5E/Zivsudn18Zotq|fitria:$2y$10$VJ9n3YyRFZwej7hwtTkzleM6E6c59EKyWrBDQFt/x5tOYIC9cPd9G