Bagi Faben, tinggal di Yogya sungguh menyebalkan. Makanan, teman-teman, dan cuacanya sungguh berbeda dengan Bengkulu, kota kelahirannya. Namun, Faben tak punya pilihan. Dia harus tinggal di sana selama dua tahun. Berbagai permasalahan pun timbul. Faben terus mengeluh dan berharap dua tahun cepat berlalu. Suatu malam, Faben mendengar suara drumben. Aneh, siapa yang bermain drumben mal…
Malin, si anak yatik, meninggalkan ibunya untuk merantua. dia berjanji, setelah sukses nanti akan menjemput ibunya. namun, malin tidak menepati janjinya. dia bahkan lupa pada ibunya. suatu hari, istri malin mengajaknya berjalan-jalan. tidak disangka, kapal mereka bersandar ke pantai di mana duu malin tinggal. malin pun bertemu ibunya. apa yang terjadi? apakah malin menepati janjinya?
Pangeran Amat Mude kecil diusir dari negerinya sendiri oleh pamannya yang merebut takhta. Namun, Pangeran Amat Mude tak menyerah. Ketika dewasa, dia bertekad merebut kembali takhtanya. Pamannya yang licik pun memberikan syarat yang mustahil. Akankah Pangeran Amat Mude berhasil melaksanakan syarat dari pamannya itu?
mengapa kita tidak boleh menyendokkan makanan terlalu penuh ke dalam mulut? bolehkah kit melompat-lompat di atas ranjang atau sofa? apa yang harus kita lakukan saat sendirian di rumah?