Rama ingin menjadi seorang tentara. Kapten Jaka adalah sosok tentara teladannya. Wuiihh.. Kapten Jaka sangat gagah dan berani membela tanah air. Selain belajar dengan giat, apalagi yang harus Rama siapkan untuk jadi tentara, ya? Yuk, simak cerita seru Tentara Patriot Gagah Berani!
Pak Baruna adalah nahkoda dan pelaut yang pemberani. Ia selalu memastikan penumpang selamat sampai tujuan. Peta, kompas, dan alat navigasi lainnya adalah peralatan tempurnya. Yuk, simak cerita seru Nahkoda Penjelajah Samudra!
Adi ingin menulis buku seperti Kak Eka. Supaya orang-orang bisa mengetahui informasi dan menikmati karyanya. Wah, apa saja rahasia menjadi penulis buku? Yuk, simak cerita seru Penulis Pembuka Jendela Dunia!
Ina ingin menjadi seperi Bu Guru Rini. Mendidik anak bangsa tanpa tanda jasa. Kira-kira, apa yang harus dilakukan Ina? Yuk, simak cerita seru Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa!
Wah... keren! Memakai jas putih dan stetoskop di lehernya. Yap, itu Dokter Budi! Dokter yang ramah dan baik hati. Bagaimana Dokter Budi merawat pasiennya, ya? Yuk, simak cerita seru Dokter Penyelamat Berjas Putih!
Ari dan Ira ingin menjadi arsitek! Para arsitek bisa merancang gedung yang megah, rumah yang mewah, bahkan taman yang indah. Jadi, Ari dan Ira harus mulai belajar dari mana, ya? Yuk, simak cerita seru Arsitek Perancang Gedung-Gedung Indah!
Fantastis, sungguh suatu kata yang pantas diberikan terhadap sebuah layanan web yang bernama Facebook. Dalam waktu hanya 5 tahun mampu memiliki anggota lebih dari 200 juta orang. Hampir menyamai jumlah penduduk Indonesia. Melalui fiturnya yang sangat aplikatif dan kemampuannya mencari teman dengan mudah, menjadi daya tarik utama Facebook.
Semua orang tua tentunya punya keinginan sama tentang anaknya, yakni anak yang berbakti bagi orang tua, bangsa, dan agamanya. Semua orang tua ingin anaknya sehat, tumbuh cerdas dan mengukir segudang prestasi yang membanggakan orang tua. Namun, pendidikan anak tidaklah sebatas itu. Tidak ada jaminan anak yang berprestasi akan berguna bagi orang tuanya di dunia maupun akhirat, bukan?