Luwi kehilangan biji kopinya! Semua bermula ketika ia harus menyelamatkan diri dari burung hantu di malam yang gelap. Kini Luwi mengikuti jejaknya sendiri, mengenali tanda-tanda, dan menebak arah yang benar agar bisa menemukan biji kopinya kembali. Tapi apakah ia bisa menemukan tempat itu? Dalam petualangan ini, anak-anak diajak belajar berpikir komputasi: memecah masalah menjadi langkah-langk…
Tutu ingin membuat sarang yang kuat seperti Rimu. Ia mencoba memilih rumput yang tepat, menganyam simpul, memperhatikan panjang, mengatur pola, hingga memperkuat dinding sarangnya. Namun ternyata membuat sarang yang tidak roboh tertiup angin tidak semudah yang Tutu bayangkan. Berhasilkah ia? Melalui kisah Tutu, anak-anak diajak berpikir komputasi: memecah masalah menjadi langkah-langkah kecil …
Kabut tebal menyelimuti hutan, namun Pupiy tetap harus melaksanakan tugasnya: mengantar surat! Tanpa bisa melihat arah matahari, Pupiy harus mengandalkan berbagai tanda di sekitarnya—suara bel, tiupan angin, aroma pinus, hingga perubahan suhu. Setiap tanda bisa membawanya ke jalan yang benar atau justru bahaya. Melalui petualangan Pupiy, anak-anak diajak memahami bagaimana cara menyusun al…
Gil, suatu hari ia menemukan buku puisi yang ditulis oleh seorang laki-laki bernama Eros. Setiap kali membaca puisi-puisi itu, ia diserang deja vu aneh. Di luar dugaannya, beberapa hari setelah menemukan buku puisi itu, ia bertemu dengan Eros, sang penyair, lelaki misterius yang datang dan pergi begitu saja. laki-laki itu seperti mengenal Gil, dan tahu apa saja yang sudah melanda hidupnya.
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa mimpi berbicara dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. Dengan semangat menggelegak dia pulang kampung ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan Alif mampu lulus UMPTN. Lalu dia sad…
Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada.” Dulu, sekarang, hingga kapan pun, dia adalah kakakku.
Pada tahun 1996, sebuah misi eksplorasi Papua menerbangkan satu tim gabungan ke Puncak Carstensz. Misi yang dibiayai oleh perusahaan manufaktur peralatan pertambangan dari Amerika Serikat ini kemudian mengalami bencana. Badai besar menghantam para eksplorator dan peneliti di lembah Carstensz terdalam. Sembilan orang dinyatakan meninggalkan, sementara tiga lainnya hilang. Salah seorang yang hila…
Akankah benih-benih cinta yang mulai bersemi di hari Ravael dapat merekah abadi dengan sempurna? Mampukah Nabila memenangkan cinta suaminya, sedangkan pesona Amera masih membius? Haruskah Alan merelakan cintanya begitu saja? Sedangkan perjuangan panjang sudah dilakukannya demi wanita tercinta. Mampukah Ravael dan Nabila akhirnya mempertahankan bahtera rumah tangga mereka? Atau mencari kebahag…
Rumah Darrel dekat dengan hutan. Setiap malam, dia enggan mematikan lampu sebelum tidur. Dia takut dengan gelap. Lebih tepatnya, sesuatu yang ada di dalam kegelapan itu. Dia merasakan kehadiran Darkman. Darrel ingin menolong Alex dan Sandra yang terperangkap ilusi indah Darkman. Untuk itu, dia harus berusaha melawan ketakutannya akan kegelapan. Tapi, bisakah Darrel melakukannya sedangkan harap…
Ada yang untuk bermimpi saja tidak berani. Ada yang sudah punya mimpi, tapi terhambat elegi. Ada yang sedang gagah berlari, namun dihujani cobaan berkali-kali. Ada yang sudah meraih mimpi, namun hanya berteman sepi. Ada yang hilanh ditengah keramaian merasa tak ada yang mencari. Untukmu yang merasa sedang mengalami semua itu, bacalah buku ini. Bacalah seolah-olah kamulah tokoh utama di dalamny…